Minggu, 25 Oktober 2009

kumpul bulanan edisi Oktober 2009

 

Rabu, 21 Oktober 2009

kumpul-kumpul edisi Oktober 2009

Kumpul-kumpul bulanan KAGAMA Balikpapan kembali digelar pada :
 
Minggu, 25 Oktober 2009
Jam 07.00-11.00 WITA
Kediaman Ibu Pudji Astuti
Jl. Telindung No.119 RT.086, Kel. Muara Rapak
Balikpapan Telp. 0542-420390
 
Acara :
- On-on / Senam Pagi
- Sarapan Pagi
- Hiburan / Spontanitas
- Serba-serbi KAGAMA
 
 

Rabu, 26 Agustus 2009

Ramadhan 1430 H : Silaturahmi & Berbagi


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Gema Ramadhan adalah Program Rutin Tahunan KAGAMA Balikpapan yang selalu diisi kegiatan-kegiatan komunitas bertema Silaturahmi & Berbagi.
Klik link berikut untuk kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya :
- http://kagamabpn.blogspot.com/2008/09/silaturahmi-ramadhan-1429-h.html

- http://kagamabpn.blogspot.com/2008/09/meet-and-greet-yellow-uniform.html

- http://kagamabpn.blogspot.com/2008/09/silaturahmi-dan-berbagi.html

Pada tahun ini kegiatan-kegiatan yang akan digelar adalah :
  1. Penerimaan dan penyaluran zakat & infaq dari masyarakat luas dan warga KAGAMA Balikpapan yang akan diserahkan pada saudara-saudara di sekitar kita yang membutuhkan. Kalau pada tahun-tahun sebelumnya sasarannya adalah adik-adik di beberapa Panti Asuhan dan Penyapu Jalan. Maka tahun ini sedikit berbeda, sasarannya adalah Keluarga Miskin (Gakin) yang ada di sekitarlingkungan kita. Supaya fokus pada targetnya maka besaran Infaq yang akan disalurkan adalah sebesar Rp. 200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah) untuk setiap paket bantuan. Masing-masing donatur dapat memberikan lebih dari satu paket.
  2. Buka Puasa Bersama KAGAMA Balikpapan dan Keluarga Miskin (Gakin) yang diundang hadir. Setiap warga KAGAMA dapat mengusulkan kepada Sekretariat nama-nama Keluarga Miskin yang akan diajak hadir langsung pada acara Buka Puasa Bersama sekaligus menyerahkan paket bantuan kepada mereka. Para Keluarga Miskin (Gakin) ini akan diajak/diantar langsung mengikuti acara oleh warga KAGAMA/Donatur yang merekomendasikan mereka. Acara Insya Allah akan berlangsung pada Rabu, 9 September 2009  Pukul 16.00 WITA bertempat di Ballroom Hotel Sagita Balikpapan.
  3. Untuk pengelolan zakat dan infaq yang mungkin masih terkumpul setelah acara buka puasa bersama lewat, maka KAGAMA Balikpapan seperti pada tahun-tahun sebelumnya beberapa hari menjelang Hari Idul Fitri akan turun langsung menyalurkan kepada kaum Dhu'afa.

Besar harapan kami segenap masyarakat luas pada umumnya dan khususnya warga KAGAMA dapat menambah Amal Sholeh melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan ini. Untuk memudahkan Bapak/Ibu/Sdr. Donatur, kami menyediakan diri untuk mengambil Paket Donasi langsung atau melalui transfer Rekening KAGAMA di Bank Mandiri Balikpapan.
Untuk informasi pengumpulan zakat & infaq menghubungi  Nunik (0542)7106574 & Nova 081520353333, message board pada situs ini atau e-mail kagamabalikpapan[a]gmail.com.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kamis, 20 Agustus 2009

Lewat Kampus UGM? Bayar Parkir!!

Universitas Gadjah Mada akan memberlakukan komersialisasi lahan parkir di wilayah kampus berjuluk kampus kerakyatan itu. Mulai pertengahan September, setiap mobil yang melewati portal kampus itu akan dipungut tarif parkir.

Peraturan ini terutama berlaku untuk civitas akademika UGM, mulai dari mahasiswa, dosen, dan karyawan. "Pengelolaan akan diserahkan kepada pihak swasta dengan alasan agar kebijakan pemungutan tarif parkir bisa diterapkan secara profesional. Besarnya tarif masih dalam pembahasan," kata Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol UGM Suryo Baskoro, Rabu (19/8).

Untuk sementara, kata Suryo, tarif parkir hanya akan berlaku bagi pengguna mobil di kampus bagian timur saja. Lokasi pemungutan akan berada tepat di ujung bulevar UGM. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, aturan yang sama juga akan diberlakukan bagi pengguna sepeda motor di semua kawasan kampus UGM.

Suryo mengatakan, peraturan tersebut merupakan bagian dari peraturan satu pintu masuk kampus UGM yang diatur dalam surat edaran Wakil Rektor Senior Administrasi, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia UGM Ainun Naim bernomor 5890/PII/Dir-PPA/2009.

Selain pemungutan biaya parkir, surat edaran itu menyebutkan, akses masuk UGM hanya akan dilakukan lewat satu pintu, yaitu melalui Gedung Pusat UGM. Kawasan itu juga akan dijaga Satuan Keamanan Kampus (SKK) selama 24 jam penuh.

Menurut Suryo, pemberlakuan kebijakan satu pintu itu dilakukan demi menertibkan parkir dan menjaga ketenangan pembelajaran.

Secara terpisah, Menteri Koordinasi Eksternal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa UGM Lakso Anindito menyatakan, organisasi mahasiswa itu menolak tegas penerapan tarif parkir. Kebijakan tersebut dinilai akan semakin memberatkan mahasiswa yang selama ini sudah dikenakan biaya kuliah yang sangat tinggi.  

"Apa pun bentuknya, kami menolak kebijakan tarif parkir ini karena mestinya UGM sebagai kampus kerakyatan memberikan fasilitas bagi civitas akademikanya, dan bukannya malah menambah beban mereka," ujarnya.

Pemasangan portal juga dikhawatirkan akan mengurangi akses masyarakat di kawasan kampus UGM. Selama ini, ruas-ruas jalan di kampus UGM banyak digunakan warga Yogyakarta sebagai jalur alternatif, baik menuju Jalan Kaliurang, maupun Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito.

Menurut Lakso, meskipun sosialisasi komersialisasi lahan parkir itu telah dilangsungkan sejak Selasa (18/8), kebijakan itu belum sungguh-sungguh dikenakan. Masih banyak karyawan, dosen, dan mahasiswa yang belum mengetahui kepastian kebijakan baru tersebut.

Kompas, 19 Agustus 2009 | 21:59 WIB

Selasa, 28 Juli 2009

Sri Sultan Hamengkubowono X - Ketua Umum KAGAMA 2009-2014

Sri Sultan Hamengkubuwono X terpilih menjadi Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) masa bakti 2009-2014 dalam Musyawarah Nasional Kagama, yang berlangsung di Gedung Grha Sabha Pramana, Sabtu (25/7) malam.

Dalam pemilihan yang berlangsung alot tersebut, Sri Sultan berhasil menyisihkan Ir. Airlangga (Anggota DPR RI) yang ikut maju dalam pemilihan. Dalam perhitungan terakhir, Sri Sultan meraih 115 suara, mengungguli Airlangga yang hanya mendapat 75 suara.

Dalam penyampaian visi misi, Sri Sultan mengatakan kesediaannya mencalonkan diri didorong keras oleh keinginannya untuk selalu bersama daerah-daerah guna keperluan pembangunan. ''Lewat Kagama, saya bisa turun ke daerah, paling tidak bisa say hello ke setiap daerah,'' katanya.

Melalui Kagama, ditambahkan Sri Sultan, sangat penting untuk membantu terlaksananya pembangunan lewat kerja sama daerah dengan pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga berjanji akan selalu menyediakan waktu untuk mengembangkan Kagama menjadi lebih baik di masa mendatang serta membantu pembangunan bangsa dan negara.

Sebelumnya, pemilihan ketua umum meloloskan tiga orang calon. Selain Sri Sultan dan Airlangga, seorang calon lainnya adalah Taufiq Effendi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Namun, menjelang penyampaian kesediaan, Taufiq yang berhalangan hadir mengirimkan surat tertulis yang dibacakan oleh salah seorang wakilnya, Joko. Di hadapan pimpinan sidang, Hadori Yunus, dan seluruh peserta munas, Joko menyampaikan isi surat yang menyatakan Taufiq Effendi memilih mengundurkan diri dari pencalonan karena menghormati kesediaan Sultan maju sebagai calon ketua umum. Demi mendukung pencalonan Sultan, dirinya bahkan merelakan suara yang memilihnya sebagai balon untuk diberikan kepada Sri Sultan. Acara pemilihan yang berlangsung pukul 20.00, akhirnya rampung pada pukul 23.05 malam.

dikutip dari: www.ugm.ac.id